Langsung ke konten utama

pantun gombal

Tanah liat dibuat seni,
buah rambutan diruang tamu,
aku siap menghadapi ijul dani,
untuk mendapatkan cinta kamu



kerumah maya bareng siti,
liat ilalang dipinggir kali,
hubungan kita udah kaya selebriti,
aku anang kamu ashanti



simpan jamu di dalam lemari
di dalam lemari ada jamu
dirimu bagaikan sinar mentari
selalu menyinari dinding hatiku



ada tamu pergi sembahyang
liat anak bermain sepedah
wajah kamu selalu terbayang
kemana diriku melangkah



pagi pagi nyuci kain,
ada keris diatas batu,
tidak ada pilihan lain,
hanya engkau pewaris cintaku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CURAHAN HATI SI BOY

Dulu saya pernah menjalin hubungan dengan seorang perempuan yang kelasnya tepat selalu disebelah kelas saya selama satu tahun lebih. kita kenal gara-gara saya mulai bercanda kepada dia yang saat itu sekolah saya sedang mengadakan porak. tapi pada saat itu perempuan yang saya suka itu dekat dengan lelaki lain tapi mereka tidak menjalin hubungan, karena si lakilaki seorang php. disitu saya mulai mendekati perempuan itu. setelah lama dekat perempuan itu tertarik juga kepada saya. saya tidak bisa mengungkapkan isi hati saya secara langsung karena perempuan itu sedang ada diluar kota tepatnya di bangka sedangkan saya di bandung. dia disana berlibur dirumah nenek nya karena waktu itu liburan telah tiba. Sulitnya menyatukan hati kita dikarenakan saya dekat dengan perempuan lain yang tapinya tidak saya cintai. setelah hampir berputus asa akhirnya perempuan yang dekat dengan saya merelakan saya iastilahnya, akhirnya saya menjalani hubungan dengan dia pada tanggal 29 desember 2012. Awalnya ...

CINTA SEJATI

Dulu aku berpikir Dulu aku bermimpi Dulu aku menanti Sebuah cinta yang akan tumbuh dihati Kini aku tlah sadar Kini aku tlah terbangun Kini aku tlah kuraih Cinta sejati yang selama ini kucari Indahnya cinta yang kini kurasa Bagai awan diatas cahaya Bagai bintang yang benderang Seindah cinta yang selalu bersinar Terima kasih Tuhan Tlah kau sempurnakan Tlah engkau ciptakan Dia untuk diriku